25 Jan 2019

3 Pelajaran Berharga dari Perjalanan Karir Jack Ma

Siapa tak kenal Jack Ma? Namanya dikenal sebagai founder dan executive chairman raksasa media sosial dan e-commerce asal China, Alibaba.

Kesuksesan pria berusia 54 tahun yang memiliki nama asli Ma Yun tersebut banyak dijadikan motivasi oleh para entrepreneur muda yang ingin mengikuti langkah suksesnya. Sobat juga termasuk salah satunya?

Kalau begitu, sebaiknya Sobat mempelajari apa yang telah dilakukan Ma. Dari mulai kecerdikannya bernegosiasi dengan pemerintah, hingga keberaniannya bertarung melawan raksasa internet lain yang menjadi rivalnya.

Untuk lebih lengkapnya, Sobat bisa simak informasi yang sudah dirangkum di bawah ini.

1. Pandai membaca peluang

Dari Jack Ma, kita bisa belajar pentingnya membaca peluang yang potensial. Pada pertengahan 1990-an, Ma melihat nyaris tak ada situs jual beli asal China yang mempromosikan komoditas dari pengusaha kecil dan menengah di sana.

Melihat fakta tersebut Ma memutuskan untuk membuat situs bernama Chinapage. Konsepnya, situs tersebut memuat daftar pebisnis asal China dan produk-produknya. Dengan begitu terbuka peluang usaha dengan dunia luar.

2. Rendah hati

Memasuki 2019, sejumlah sumber menginformasikan total kekayaan Jack Ma mencapai lebih dari 35 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar 497 miliar rupiah. Harta sebanyak itu bisa-bisa membuat seseorang lupa daratan atau menjadi pribadi yang sombong. Namun, hal tersebut tak berlaku pada Jack Ma.

Dirinya justru dikenal sangat terbuka kepada entrepreneur muda China yang hendak belajar. Ma rajin mengisi acara-acara diskusi bisnis dan memberikan ilmu yang dimilikinya.

Sikapnya tetap rendah hati meski dikelilingi jumlah kekayaan sangat banyak. Bahkan, Ma dikabarkan bakal pensiun bisnis pada akhir 2019 nanti untuk melanjutkan perjalanan hidupnya di dunia kedermawanan.

3. Selalu ambil tantangan

Perjalanan karir Jack Ma juga menunjukkan dirinya merupakan pebisnis yang berani mengambil tantangan besar. Contohnya ketika ia membesarkan situs lelang bernama Taobao.com.

Taobao berdiri pada 2003 untuk menandingi eBay yang telah lebih dulu hadir. Bahkan, eBay memiliki pengguna yang cukup besar di China pada masa-masa itu. Untuk mengalahkan eBay, Taobao menggunakan strategi tidak mengenakan tarif sepeser pun bagi pengguna.

Strategi ini pastinya menyimpan risiko tersendiri untuk finansial perusahaan. Namun, Ma berhasil mencari jalan keluarnya. Yaitu menawarkan layanan tambahan bagi pengguna, misalnya halaman khusus yang bisa disesuaikan pengguna.

Tarif untuk layanan-layanan yang ditawarkan tergolong murah. Hal tersebut pada akhirnya membuat Taobao terus menggaet pengguna dan bisa mengungguli eBay.

Setelah mengetahui fakta-fakta di atas, siap untuk sukses seperti Jack Ma, Challengers?

Image Source: http://fortune.com/2017/01/18/jack-ma-trade-war-davos/