27 May 2019

Es Coklat Chockless: Manisnya Hasil Perjuangan Rehan Abdullah

Berbicara merintis sebuah usaha maka tak akan bisa lepas dari yang namanya perjuangan. Hal ini dirasakan betul oleh Rehan Abdullah Salam yang merupakan pemilik bisnis es coklat Chockless. Berbagai tantangan mulai dari kehabisan modal hingga tak mendapat restu orang tua pernah dialaminya selama perjalanan mengembangkan usaha.

Dengan berbekal titel sarjana dari UGM (Universitas Gajah Mada), sebenarnya Rehan bisa saja memilih untuk berkarir sebagai pegawai kantoran. Namun ia mengambil jalan lain, yakni menggeluti dunia entrepreneurship. Awalnya ia menjalani usaha café dengan menjual Sari Nira, kopi kemasan dengan campuran gula aren yang merupakan kreasinya sendiri.

Namun kesialan menimpanya yang berujung pada kehabisan modal. Kondisi ini sempat membuatnya sangat terpuruk. Padahal saat itu istrinya sedang hamil muda. "Saya waktu itu benar-benar terpuruk. Bayangkan, untuk makan sehari-hari saja saya harus ngamen dan meminta nasi aking kepada warga," ungkap Rehan sambil tertawa seperti dikutip dari Brilio.net.

Namun, ia berhasil bangkit dan melanjutkan mimpi sebagai entrepreneur dengan menjual es cokelat aren dengan nama Chockless. Bisnis keduanya ini ia jalani dengan bekal sisa-sisa bisnis sebelumnya, misal menggunakan gerobak yang dipakai sewaktu masih membuka café.

Singkat cerita, es cokelat Chockless milik Rehan bisa diterima dengan baik oleh konsumen. Dalam menjalankan bisnis ini Rehan dibantu setidaknya belasan pegawai dan memiliki enam outlet yang tersebar di Yogyakarta. Dari keenam outlet tersebut Rehan bisa meraup keuntungan mencapai 60 juta per bulan.

Adapun yang membuat Rehan optimis produknya kali ini bisa laris ialah keunikan yang dimilikinya. Rehan melihat produk Sari Nira yang ia ciptakan tergolong unik sehingga sulit ditiru. Rehan terus mengupayakan bisnisnya berkembang lebih besar dengan rencana membuka cabang di sejumlah kota lain, seperti Riau, Banjarmasin, Bekasi, Purwakarta, sampai Surabaya. Perluasan pasar tersebut dilakukannya dengan menjadikan es cokelat Chockless franchise.

Perjalanan bisnis Rehan membuktikkan dirinya memiliki mental baja yang bisa menjadi salah satu modal dalam mengembangkan bisnis. Bagi Sobat yang juga merasa memiliki kepribadian dengan tekad bulat seperti itu, inilah saatnya untuk memulai usaha dan meraih suksesmu sendiri.

 

sumber: https://www.brilio.net/life/gagal-bisnis-cafe-rehan-untung-rp-60-juta-sebulan-dari-gerobak-es-150320t.html#

Ada pertanyaan? Chat di sini!