31 Jul 2018

Lydia Anggraeni Kidarsa, Ciptakan Kursi Roda Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Lydia Anggraeni Kidarsa mengalami kondisi spinal muscular atrophy dimana ia tidak bisa jauh berjalan. Sebagai anak berkebutuhan khusus, Lydia  diberi kesempatan berkembang berkat dukungan keluarga. Ia diberi kesempatan bermain dan berpartisipiasi di lingkungannya. Hal ini karena ayahnya yang berlatar belakang  di teknik mesin dengan membuat alat-alat unik dan memodifikasi sehingga memudahkan Lydia beraktivitas seperti anak normal lainnya. Kesempatan yang ia dapatkan ini adalah hal yang langka karena tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan ini.

Untuk menyemangati anak-anak berkebutuhan khusus sepertinya, ia merancang alat yang berfungsi baik, nyaman dan menarik untuk membantu mereka bergerak. Hasil rancangannya ini bukan sekedar alat bantu, tapi juga bisa digunakan sebagai bagian dari penampilan mereka. Lydia yang memiliki latar belakang pendidikan teknik fisika, teknik biomedika dan teknik desain industri ini mendirikan bisnis di bidang biotechnic design dengan produk wheelchair walker bagi anak-anak berkebutuhan khusus seperti yang dialaminya dengan harapan anak-anak seperti ini bisa berkembang  di lingkungan masing-masing tanpa kesulitan.

Lydia ingin orang lain tahu  mengenai produk rancangannya ini  agar anak-anak berkebutuhan khusus di luar sana bisa memanfaatkan kursi roda buatannya, ia mengikuti kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge 2015. Dari kompetisi itu, Lydia berhasil mendapatkan the most social impact business idea. Tidak hanya mendapatkan modal usaha saja, Lydia juga mendapatkan bimbingan usaha dari Diplomat Entrepreneur Network yang khusus dibuat untuk wadah para alumni Diplomat Success Challenge untuk mendapatkan pengembangan bisnis dan networking.

Pelajaran yang Lydia dapatkan dari Diplomat Success Challenge adalah bagaimana membuat strategi dalam berbisnis yang sebelumnya tidak pernah ia pikirkan. Hal ini membuat Lydia terus semangat dalam mengembangkan bisnisnya. Setelah mengiktui Diplomat Success Challenge 2015, permintaan akan produknya meningkat sehingga ia menambah asisten untuk membantunya.

 “Perencanaan di awal perlu, kemudian segera jalankan perencanaan tersebut.” Pesan Lydia kepada para calon wirausaha Diplomat Success Challenge 2017.

Hingga saat ini Lydia dan semua alumni Diplomat Success Challenge mendapatkan bimbingan usaha dari Diplomat Entrepreneur Network yang khusus dibuat untuk wadah para alumni Diplomat Success Challenge untuk mendapatkan pengembangan bisnis dan networking.