19 Feb 2019

Mempelajari Nilai-nilai Keteladanan B.J. Habibie

Kejeniusan B.J. Habibie membawa namanya menjadi sosok yang sangat menginspirasi kaum muda Indonesia. Dirinya dikenal melalui sejumlah karya di bidang Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), seperti pesawat N250 serta teori crack propagation yang diadopsi menjadi salah satu standar keselamatan dunia penerbangan.

Sementara itu, kiprah tertingginya di percaturan politik diisi pengalaman menjabat Presiden Republik Indonesia ke-3. Segala pencapaian tersebut rasanya cukup untuk membuktikan kapasitas pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan pada 82 tahun silam ini.

Kenyataannya, B.J. Habibie juga seorang individu dengan nilai-nilai keteladanan yang pantas untuk diteladani. Apa saja hal tersebut?

1. Disiplin bagi waktu

Beragam gelar pendidikan dan kesuksesan di bidang Iptek mustahil ia dapat tanpa kedisiplinan yang tinggi. Contoh kecil dari kedisiplinan seorang B.J. Habibie ialah caranya dalam membagi waktu.

Dalam dua puluh empat jam, pria yang akrab dipanggil Eyang ini konsisten membagi waktunya untuk ibadah, olahraga, aktivitas pribadi, atau berbincang dengan para tamunya. Namun dari semuanya, ia paling banyak menghabiskan waktu untuk membaca dan menulis. Total ia mengalokasikan waktu tujuh jam untuk kedua aktivitas tersebut.

2. Rasa ingin tahu

Dalam banyak kesempatan, B.J. Habibie mengaku sebagai orang dengan rasa ingin tahu sangat tinggi. Panca inderanya aktif menangkap segala hal yang ada di sekelilingnya dan berusaha menganalisa. Dirinya tak pernah berhenti berpikir.

Untuk memuaskan rasa ingin tahunya maka ia banyak membaca buku saat malam hari. Hal ini berhubungan dengan kebiasaannya yang hanya tidur dalam waktu cukup singkat, hanya lima jam.

3. Penuh pengabdian

Nama B.J. Habibie sangat dipandang di dunia Iptek internasional. Dirinya bahkan sempat menjabat sebagai direktur perusahaan pesawat di Jerman. Namun, ketika panggilan untuk menjadi Presiden RI datang, ia tanpa ragu memutuskan pulang ke Tanah Air.

Alasan yang mendorongnya ialah, tawaran tersebut merupakan kesempatan memberikan segala ilmunya untuk kemajuan bangsa.

4. Peduli keluarga

Sudah bukan rahasia lagi bahwa B.J. Habibie adalah sosok yang sangat mencintai mendiang istrinya, Hasri Ainun Besari. Bahkan, kisahnya pernah diangkat menjadi film layar lebar. Hal ini bisa dijadikan contoh bahwa sudah sepatutnya kita membagi waktu seimbang untuk pekerjaan dan keluarga.

Sosok B.J. Habibie memang penuh dengan nilai-nilai keteladanan. Maka tak salah bila kita menjadikannya sebagai salah satu inspirasi untuk terus berkarya menggapai sukses. Siapkah Challengers untuk mengejar mimpi?

 

Image Source:  

http://3.bp.blogspot.com/-oyPeQoldQEQ/VHPWrHNcGHI/AAAAAAAAAVU/OXZfRGElWfI/s1600/habibie.jpg